remedial pjok
Teknik Dasar Pencak Silat beserta Gambar
Pencak silat sudah tak diragukan lagi sebagai salah satu seni ilmu bela diri yang terkenal di Indonesia dan bahkan bisa dibilang menjadi olahraga bela diri turun-temurun. Ada banyak teknik dasar pencak silat yang perlu untuk dikuasai oleh setiap praktisi atau pemain pencak silat pemula. Dengan banyak berlatih disertai dengan ketekunan tinggi, teknik-teknik ini bukanlah masalah besar.
ads
Baca juga:
Kuda-kuda
Seperti pada teknik dasar Wing Chun, pencak silat juga memiliki teknik kuda-kuda dan ini adalah teknik yang paling mendasar serta awal. Posisi ini harus dikuasai betul oleh para petarung atau pemain pencak silat dengan berdiri dan siap menghadapi lawan. Untuk sikap kuda-kuda sendiri terdiri dari beberapa jenis.- Kuda-kuda Belakang
Ketika seorang petarung melakukan kuda-kuda belakang, itu artinya posisi harus menumpukan berat badan di bagian kaki belakang. Bagian tumit bisa ditumpukan untuk berpijak supaya tubuh dapat lebh condong ke depan. Sementara itu, kaki bagian depan bisa berjinjit sambil tumit ditapakkan ke permukaan tanah.
- Kuda-kuda Depan
Bukan hanya kuda-kuda belakang, melainkan kuda-kuda depan juga perlu untuk dikuasai oleh setiap petarung pencak silat di mana posisi salah satu kaki harus ada di depan dan lainnya berada di belakang sambil diluruskan. Sampingkan kaki belakang dengan arah keluar dan tumpukan berat badan ke arah depan. Badan bisa dalam posisi tegap dan fokus pandangan adalah lurus ke depan.
- Kuda-kuda Samping
Petarung dalam melakukan teknik ini bisa memosisikan diri dengan salah satu kaki ditekuk ke samping. Sementara itu, kaki lainnya bisa diluruskan ke arah samping lainnya. Tumpukanlah berat badan di bagian kaki yang Anda tekuk tadi dan tubuh harus juga dalam kondisi tegap supaya pundak lebih segaris atau sejajar dengan kaki.
- Kuda-kuda Silang Depan
Pada teknik kuda-kuda silang ke depan, ini adalah teknik gerakan gabungan kuda-kuda depan dan menyamping yang dilakukan pada waktu yang sama. Ketika petarung melakukan kuda-kuda silang depan, bentuknya adalah dengan cara salah satu kaki ditapakkan ke arah depan dan ditekuk.
Kaki tersebutlah yang digunakan sebagai penopang berat badan petarung. Sementara itu, untuk kaki yang lain bisa Anda posisikan melawan arah kaki sebelumnya secara ringan. Yang perlu dilakukan oleh para petarung adalah memosisikan sentuhan ujung jari lain beserta ibu jari ke permukaan tanah selanjutnya.
- Kuda-kuda Silang Belakang
Kuda-kuda selanjutnya adalah teknik kuda-kuda silang belakang yang artinya merupakan posisi atau gerakan sebaliknya dari kuda-kuda silang depan. Para petarung bisa melakukannya dengan memosisikan salah satu kaki untuk menopang berat tubuh serta kaki yang lain secara ringan. Hanya bedanya, posisikan badan mengarah ke belakang dengan posisi kaki yang ringan ada di depan sedikit.
- Kuda-kuda Tengah
Pada teknik kuda-kuda tengah, yang perlu dilakukan oleh para petarung adalah melebarkan kedua kaki sambil kemudian kaki ditekuk. Tekukan kaki ini bertujuan agar badan bisa lebih rendah. Dengan demikian, berat badan bisa ditumpukan di bagian titik tengah tubuh yang perlu juga untuk dilatih terus-menerus hingga sempurna.
(Baca juga: strategi bermain catur – teknik pukulan tenis meja – teknik futsal – cara bermain anggar)
Sikap Pasang
Sikap pasang merupakan teknik dasar lainnya dalam olahraga bela diri pencak silat yang para petarung juga perlu untuk menguasainya dengan baik. Ada 4 sikap yang bisa dilatih secara keras untuk bisa menguasainya secara sempurna. Berikut ini adalah ulasan singkat 4 sikap yang dimaksud:- Pasang Satu – Pasang satu adalah suatu teknik bersikap di dalam pencak silat di mana posisi badan petarung bisa dalam kondisi tegap dan kedua tangan ada di sisi tubuh. Dalam keadaan siap silat, kedua kaki petarung dapat dibuka di mana lebarnya bisa disetarakan dengan lebar bahu.
- Pasang Dua – Pasang dua adalah suatu teknik bersikap di dalam pencak silat di mana posisi yang perlu dibentuk oleh petarung dengan badan berposisi tegak sambil membuka kedua kaki yang lebarnya selebar bahu. Tak hanya itu, pastikan untuk posisi kedua tangan dalam kondisi mengepal dan disejajarkan dengan pinggang; ini agak berbeda dengan pasang satu.
- Pasang Tiga – Pasang tiga adalah suatu teknik bersikap di dalam pencak silat di mana petarung perlu memasang posisi badan persis seperti ketika melakukan pasang dua dan posisi pastikan untuk senantiasa tegak lurus. Jangan lupa untuk membuka kaki selebar bahu sambil mengangkat tangan yang sejajar dengan mata dan kepalan tangan pastikan untuk dalam kondisi terbuka.
- Pasang Empat – Pasang empat adalah suatu teknik bersikap di dalam pencak silat di mana petarung bisa membentuk sikap badan dan juga pandangan mata seperti ketika melakukan sikap pasang tiga. Perbedaannya hanyalah pada bagian tangan yang bisa kita angkat sejajar mata namun dengan posisi silang. Kepalan tangan yang awalnya terbuka bisa dikepalkan.
Pola Langkah
Di dalam pencak silat, tidak ketinggalan pola langkah pun menjadi teknik dasar yang perlu dilatih dan dikuasai oleh setiap petarung. Ada 6 pola langkah yang perlu untuk dilatih hingga eksekusinya menjadi sempurna, terutama saat pertandingan.- Pola Langkah Lurus – Dalam pencak silat, teknik pola langkah lurus adalah ketika petarung melakukan gerak langkah menciptakan garis lurus. Ketika membentuk garis lurus, hal ini bisa dilakukan saat melangkah maju maupun mundur. Dalam praktiknya, petarung bisa memulainya dari salah satu teknik kuda-kuda yang sudah dibahas sebelumnya, terutama dari kuda-kuda tengah.
- Pola Langkah Zig-zag – Dalam pencak silat, pola langkah zig-zag adalah ketika petarung melakukan gerak langkah menciptakan mata gergaji alias zig-zag itu tadi. Dalam praktiknya, petarung bisa memulainya dari sikap pasang lebih dulu di mana pola langkah yang dibentuk kemudian adalah menyerong.
- Pola Langkah Huruf S – Dalam pencak silat, pola langkah huruf S bisa dilakukan oleh petarung dengan berdiri dengan posisi titik mengarah sesuai dengan arah yang ditunjukkan. Kaki kanan geser ke arah berat badan yang sedang bertumpu pada kaki kanan yang kemudian dilanjutkan atau disusul dengan kaki kiri. Gerakan pola langkah ini pada dasarnya menggabungkan 3 teknik kuda-kuda yang menciptakan huruf S. Penggunaan kombinasi kuda-kuda di sini antara lain adalah kuda-kuda samping, belakang dna tengah.
- Pola Langkah Huruf U – Dalam pencak silat, pola langkah huruf U atau ladam bisa petarung mulai dengan sikap tubuh awal tegak dan menggerakkan kaki ke sisi kanan yang disusul dengan kaki kiri merapat sebelum kaki kiri maju. Tarik kembali kaki dan menutup yang lalu digerakkan ke sisi kiri dan tarik kaki kanan untuk menutup sebelum dilangkahkan ke arah depan. Untuk langkah terakhir, tarik kaki kanan lagi untuk merapat dan membentuk sikap awal.
- Pola Langkah Segi Tiga – Dalam pencak silat, pola langkah segitiga ini adalah ketika petarung bergerak membentuk bidang segitiga. Biasanya, teknik ini dilaksanakan dengan memanfaatkan 2 teknik kuda-kuda, yakni kuda-kuda depan dan tengah.
- Pola Langkah Segi Empat – Dalam pencak silat, pola langkah segiempat adalah saat petarung bergerak dengan memanfaatkan gabungan kuda-kuda depan dan tengah, mirip dengan langkah segitiga, hanya saja harus dilakukan dengan cara siap kuda-kuda depan lebih dulu. Setelah itu, lakukan gerakan maju menggunakan kuda-kuda tengah dan barulah bisa terbentuk pola langkah segi empat yang dimaksud.
ads
Pukulan
Teknik memukul juga terdapat pada pencak silat di mana pukulan juga adalah teknik yang ada pada olahraga bela diri lainnya, sepertiteknik dasar tinju. Dalam pencak silat, ada 4 macam pukulan yang kiranya bisa menjadi pengetahuan bersama dan dilatih oleh para petarung pemula.- Pukulan Lurus – Dalam pencak silat, pukulan lurus merupakan pukulan yang petarung perlu lakukan dengan mengarahkan salah satu tangan untuk melakukan aksi memukul ke depan. Target utama adalah dada lawan dan pastikan bahwa tangan yang lain melindungi diri sendiri, yaitu bagian perut ke atas.
- Pukulan Bandul – Dalam pencak silat, pukulan bandul perlu petarung lakukan dengan cara salah satu tangan diayun dengan mengepalkannya lebih dulu dan ayun ke arah sasaran ulu hati, sedangkan tangan yang lain bertugas menutup ke arah lawan.
- Pukulan Melingkar – Di dalam pencak silat, tujuan utama dari gerakan teknik pukulan melingkar satu-satunya adalah menargetkan pinggang lawan. Petarung perlu bergerak mendekati lawan di mana gerakan tubuh dan bahu wajib mendukung.
- Pukulan Tegak – Pada pencak silat, gerakan teknik pukulan tegak adalah menargetkan pundak lawan, terutama sisi kanan. Namun sebenarnya juga bisa untuk dipakai menyerang bahu lawan sebelah kiri.
Tendangan
Setelah membahas teknik pukulan, tentu kita juga perlu tahu bagaimana teknik menendang yang benar di dalam pencak silat. Bila dalam teknik dasar Judo, Taekwondo dan bela diri lainnya kita mengenal ada teknik tendangan, maka pencak silat juga ada.- Tendangan Lurus – Sama seperti jenis pukulan, teknik dasar pada pencak silat juga ada tendangan lurus yang dilakukan ke arah depan. Petarung perlu melakukannya dengan menghentakkan ke arah depan telapak kaki dengan membuatnya sejajar dengan bahu.
- Tendangan Samping – Dalam tendangan samping, teknik gerakan yang perlu dikuasai oleh para petarung pencak silat adalah menendang menggunakan punggung kaki.
- Tendangan Melingkar – Untuk tendangan satu ini, petarung perlu melakukan tendangan dari arah samping luar lalu mengayunkan tendangan sampai kaki lurus dan menggunakan hentakan punggung kaki.
- Tendangan Huruf T – Ada lagi bentuk tendangan huruf T di mana gerakan ini dilakukan petarung dengan tubuh mengarah menyamping dan menggunakan hentakan telapak kaki lalu menendang secara lurus ke depan.
Tangkisan
Selain menendang dan memukul, dalam pencak silat juga para petarung perlu tahu dan menguasai bagaimana cara menangkis gerakan serangan lawan. Berikut ini adalah beberapa teknik tangkisan untuk diketahui dan dipelajari.- Tangkisan Luar – Dalam teknik ini, petarung perlu melakukan tangkisan untuk serangan dari luar dan petarung harus memakai tangan sebagai penepis serangan ke arah samping.
- Tangkisan Atas – Dalam teknik ini, petarung perlu melakukan tangkisan untuk serangan dari luar yang sasarannya adalah kepala dengan menaruh tangan tepat di atas kepala.
- Tangkisan Dalam – Dalam teknik ini, petarung perlu melakukan tangkisan terhadap serangan dari luar dengan cara tangan diletakkan secara sejajar dengan bahu.
- Tangkisan Bawah – Dalam teknik ini, petarung perlu melakukan tangkisan terhadap serangan dari luar yang menyerang ke bagian bawah tubuh sambil merendahkan tubuh lalu kemudian tangan diluruskan ke bawah.
Sikap Lainnya
Dalam teknik pencak silat, ada pula teknik yang berkaitan dengan sikap. Para petarung juga sebaiknya melatih sikap-sikap ini karena akan sangat berguna ketika berhadapan dengan lawan dan supaya mampu menyesuaikan dengan situasi maupun gerakan-gerakan sebelumnya.
- Sikap Berbaring
Sikap berbaring adalah sikap yang dilakukan petarung ketika hendak bertahan dari serangan lawan.
- Sikap Miring – Posisi tubuh petarung harus dalam kondisi miring dengan pandangan fokus lurus ke depan sambil salah satu tungkai kaki ditekuk mendekati dada. Kaki lainnya bisa diluruskan juga ke depan, sementara tangan sebagai penopang berat badan dan siku ditaruk pada permukaan lantai di mana tangan lainnya berada di atas paha.
- Sikap Telentang – Posisi tubuh petarung harus dalam kondisi telentang pandangan juga harus ke atas sambil satu tungkai ditekuk dan tungkai lainnya diluruskan. Satu tangan posisikan di tanah dan siku bisa dibengkokkan, sementara tangan lainnya bisa ada di atas dada.
- Sikap Telungkup – Posisi tubuh petarung harus dalam kondisi telungkup sambil memandang lurus ke depan. Kedua kaki luruskan dan kedua tangan posisikan menyentuh permukaan lantai sambil membengkokkan siku sampai rapat.
- Sikap Duduk
Sikap duduk pada pencak silat biasanya dilakukan dengan kedua kaki ada di tanah dan berat badan ditumpukan seluruhnya pada bagian pinggang.
- Sikap Sempok – Posisi badan petarung dalam sikap ini harus tegap dan memandang lurus ke arah depan, sementara kedua tungkai posisinya dilipat di bawah bokong dan tungkai lainnya bisa ditekukkan ke atas. Telapak tangan bisa diposisikan di depan dada namun menghadap atas.
- Sikap Simpuh – Posisi tubuh petarung harus tegap dan memandang lurus ke depan sambil melipat kedua tungkai ke belakang. Rapatkan ujung kaki dan tumit menghadap atas, sementara telapak tangan keduanya diletakkan di atas paha.
- Sikap Sila – Posisi tubuh petarung harus tegap dan memandang ke depan. Bokong dirapatkan pada lantai dan silangkan kedua kaki di depan tubuh sambil telapak tangan berada di atas lutut.
- Sikap Duduk – Posisi tubuh petarung harus tegap dan memandang lurus ke depan sambil bokong dirapatkan pada lantai. Kedua tungkai beserta lutut tekuklah dan arah lutut adalah ke depan, sementara itu bengkokkan kedua lengan dengan posisi depan tubuh.
- Sikap Jongkok
- Sikap Jongkok – Posisi tubuh petarung harus tegap sambil memandang lurus ke arah depan. Lalu, bagian tungkai tekuklah di kedua ujung kaki bagian dalam dan angkatlah tumit.
- Sikap Jengkeng – Posisi tubuh petarung harus tegap dengan pandangan ke depan lurus di mana kaki juga menghadap depan. Tekuklah lutut lalu lutut bersama dengan kaki belakang tumpukan ke atas lantai
Teknik Dasar Tenis Meja beserta Gambarnya
Sponsors Link
Ketika mendengar kata tenis meja, tentu kita akan mampu membayangkan jenis olahraga ini di mana dimainkan oleh 2 orang menggunakan bola berukuran kecil. Olahraga yang juga dikenal dengan olahraga ping-pong ini merupakan jenis olahraga yang juga dipertandingkan, baik itu kategori tunggal maupun ganda. Permainan ini pun termasuk jenis cabang olahraga yang popularitasnya mendunia.adsKita perlu menilik sedikit sejarah akan tenis meja ini di mana olahraga ini dibuat pertama kali di sekitar abad ke-19 di Inggris. Pada zaman dulu, tenis meja merupakan sebuah jenis olahraga elit karena yang memainkannya hanya orang-orang kelas atas. Permainan ini biasa dimainkan sebagai permainan indoor dan dilakukan sehabis makan malam.Nama lain dari tenis meja ini dikenal dengan whiff-whaff yang pertama kali diketahui dikembangkan oleh tentara Inggris di Afrika Selatan atau India yang kemudian mereka bawa kembali ke Inggris. Nama lainnya lagi adalah ping-pong dan memang hampir seluruh negara menggunakan istilah ini saking populernya.Seperti olahraga lain yang mana ada teknik dasar permainan sepak bola, tenik dasar tenis lapangan, dan juga teknik dasar permainan bola basket, tenis meja pun memiliki teknik-teknik dasar yang juga perlu diketahui dan dipelajari. Bagi seseorang yang ingin menjadi atlet tenis meja, maka berikut ini adalah serangkaian teknik dasar tenis meja yang patut dilatih dengan baik.(Baca juga: latihan fisik sepak bola – formasi sepak bola)Teknik Grip
Teknik grip atau cara memegang raket tenis meja adalah teknik dasar yang utama untuk diperhatikan. Di awal, sangatlah penting untuk mengetahui sekaligus melatih cara memegang bet tenis meja. Hal ini pun turut memengaruhi performa kita ketika berada dalam permainan, maka dari itu berikut ini adalah 3 jenis teknik gripnya:- Penholder Grip
Pada cara memegang bet dengan metode penholder grip, fokus utama adalah dengan memegangnya persis seperti ketika Anda memegang pulpen. Teknik grip ini diketahui cukup jarang dipakai oleh para pemain tenis meja di Asia. Ini karena penggunaan teknik shakehand grip jauh lebih populer dan banyak digunakan.Teknik ini pun penggunaannya hanya bisa dilakukan pada satu sisi bet ketika bermain. Pukulan yang paling sesuai ketika memegang dengan cara ini adalah pukulan forehand dan akan cukup sulit jika hendak memakai pukulan backhand. Pergerakan kaki pemain harus tepat dan lincah ketika menggunakan teknik grip satu ini.Cara Melakukan:- Pastikan untuk memegang bet yang mengarah ke bawah dengan grip atau pegangan yang menghadap ke atas.
- Bet harus dipegang tepat di mana pegangan menyatu dengan bidang bet memakai jari telunjuk dan ibu jari. Ya, teknik ini sangat persis dengan cara kita saat sedang memegang sebuah pena.
- Pada sisi bet lainnya, kita sah-sah saja untuk menekukkan ketiga jari kita lainnya, atau juga bisa meluruskannya ke bawah bet tapi rapatkan dulu jari-jari kita.
- Shakehand Grip
Seperti namanya, pasti banyak dari kita pun mampu menebak seperti apa teknik memegang bet tenis meja satu ini. Ya, persis ketika kita sedang berjabat tangan dengan orang lain dan cara inilah yang paling populer dan sangat mendunia.Alasan mengapa teknik grip ini bisa begitu favorit dan mendunia adalah karena memang ada peluang besar yang diberikan oleh cara grip ini kepada para pemain tenis meja supaya bisa bermain lebih baik, khususnya pada waktu pukulan backhand. Kalau sebelumnya dengan penholder grip kita akan kesulitan melakukan pukulan backhand, dengan cara grip ini justru lebih gampang.Shakehand grip juga diketahui menjadi cara memegang bet yang paling multiguna sehingga banyak pemain tenis meja yang menyukai cara pegangan ini. Bahkan banyak pelatih tenis meja pun menyarankan pemainnya untuk menggunakan teknik grip satu ini, baik di luar maupun dalam negeri.Cara Melakukan:- Pastikan posisi bet tegak lurus sejajar dengan lantai.
- Mulailah memegang bet tenis meja seakan sedang bersalaman atau berjabat tangan dengan orang lain.
- Jari telunjuk bisa diluruskan pada bagian bawah bidang bet tenis meja, sementara ibu jari diposisikan pada permukaan bet lainnya di atas bidang yang telunjuk kita pegang.
- Tekuklah ibu jari dan rilekskan sedikit supaya kuku pada ibu jari kita tegak lurus dengan permukaan bet yang kita pakai untuk melakukan pukulan. Intinya, jangan sampai ibu jari bagian dalam kita menyentuh bagian permukaan bet tenis meja.
- adsBidang bet pun pastikan menyandar di leukan antar ibu jari serta telunjuk yang kira-kira ¼ inci dari sisi jari telunjuk.
- Letakkan jari telunjuk untuk dekat dengan bagian bet dan posisikan melintang ke arah atas bet.
- Agak merapatkan ibu jari pada bet sangat boleh.
- Seemiller Grip
Penggunaan teknik grip seemiller ini sangatlah mirip dengan handshake grip, namun yang membedakan adalah bahwa teknik grip ini bagian jari telunjuk pemain memegang seluruh bagian bet. Sementara untuk bet yang atas, pemain perlu memutarnya 20-90 derajat untuk mengarah ke tubuh. Karena merupakan hasil pengembangan dan variasi dari shakehand grip, maka tak heran kalau cara memegangnya pun sama.Cara Melakukan:- Cukup memulai pegangan dengan melakukan langkah-langkah pada handshake grip.
- Bagian atas bet putar 90 derajat ke arah tubuh kita. Pukulan backhand bakal semakin kuat ketika kita semakin memutar bet, namun risikonya pukulan forehand pun bakal melemah.
- Jari telunjuk lekukkan sepanjang bagian sisi bet tenis meja.
(Baca juga: peraturan permainan sepak bola – posisi pemain sepak bola)Teknik Footwork
Dalam permainan tenis meja, walau kita bermain terhalang oleh meja, tetap saja pergerakan kaki dan pengaturannya sangatlah penting. Banyak pemain tenis meja tak menyadari sama sekali akan hal ini dan malah justru sering melakukan penempatan posisi kaki di tengah meja. Hal ini malah mempersulit diri sendiri ketika hendak melakukan blocking.Dalam footwork yang benar, pemain perlu memerhatikan posisi siku di mana harus dalam posisi memegang bet dan ada pada titik tengah antara backhand dan forehand. Jaga supaya siku tetap ada tak jauh dari tengah meja dan gerakkan tubuh agak ke kiri. Pemain juga perlu memerhatikan serta fokus pada pergerakan dan posisi lawan.Posisi kaki kerap diabaikan karena mungkin hanya ada 2, yakni dari sisi kanan dan kiri, namun sebenarnya langkah kaki kita harus tepat. Metode footwork yang paling umum adalah two-step dan penggunaannya lebih sering dilakukan oleh apra pemain yang bertipe menyerang, dengan cara seperti di bawah ini:- Tekuk sedikit bagian lutut.
- Berat badan harus terbagi rata pada kedua kaki, sementara penumpuan berat badan adalah pada ujung kaki.
- Ketika hendak melangkah ke kiri, geser kaki kiri ke arah kiri di mana berat badan ditumpukan ke arah kaki kiri.
- Untuk kaki kanan perlu ikut dengan kaki kiri. Bila hendak memukul dengan teknik forehand, kaki kanan tarik ke belakang supaya seperti posisi awal dalam menerapkan pukulan forehand.
(Baca juga: cara memilih raket tenis – tugas wasit sepak bola)Teknik Stance
Teknik dalam tenis meja lainnya yang sangat mendasar adalah teknik bersiap siaga atau diketahui dengan istilah teknik stance. Stance ini termasuk dalam teknik penempatan posisi tangan, kaki berikut juga anggota tubuh lainnya ketika hendak melakukan serangan kepada lawan atau ketika bertahan.- Square Stance
Teknik positioning adalah inti dari square stance ini, yakni ketika posisi badan pemain menghadap meja tenis. Teknik square stance adalah sebuah teknik yang secara umum digunakan oleh para pemain tenis meja ketika menerima servis bola dari pihak lawan. Tapi juga menjadi posisi siap saat lawan menyerang kita.Pada waktu teknik ini diterapkan, bagian kaki kita hanya perlu digerakkan slangkah ke depan, lalu ke belakang, kiri maupun kanan, atau secara diagonal. Pemain akan dengan mudah melakukannya asalkan terus melatih gerakan-gerakan penting dalam teknik ini.- Side Stance
Pada teknik side stance, tubuh pemain perlu berada pada posisi menyamping ke kiri atau kanan. Salah satu bahu pemain pun perlu diposisikan lebih dekat dengan net, khususnya saat hendak melakukan serangan kepada lawan. Posisi bahu kiri perlu lebih dekat dengan net apabila melakukan teknik pukulan forehand untuk pemain yang memang memakai tangan kiri dalam memukul alias kidal.(Baca juga: teknik lempar cakram – cara memegang raket bulu tangkis)Teknik Memukul
Bicara tentang teknik dasar, maka dalam tenis meja pun kita perlu belajar akan teknik memukul. Ada 2 teknik memukul yang mendasar, yakni forehand dan backhand seperti yang telah disebut-sebut sebelumnya. Jika ingin bola melaju keras, maka pukulan forehand-lah yang digunakan, sementara untuk pukulan topspin dan backspin yang mudah, maka pukulan backhand-lah yang digunakan.Namun sebenarnya, tak hanya forehand dan backhand saja teknik pukulan yang perlu untuk dikenal dan dilatih dengan baik. Ada juga sejumlah teknik pukulan lain semacam pukulan servis, drive, chop dan push yang juga paling sering diterapkan pada sebuah permainan tenis meja oleh para pemainnya.- Teknik Pukulan Forehand
Pemain perlu melakukan teknik pukulan forehand apabila bola ada di sisi kanan tubuh pemain. Untuk melakukan teknik pukulan ini, biasanya adalah dengan membuat posisi tubuh lebih rendah, dan tangan yang dipakai memegang bet bisa digerakkan ke arah pinggang sebelah kanan apabila tidak kidal.Dari situ, kemudian siku pun akan otomatis membentuk sudut sekitar 90 derajat. Selanjutnya pemain hanya tinggal membuat tangan bergerak ke arah depan tapi upayakan supaya bentuk sudut siku tidak berubah. Pada pukulan forehand, akan lebih baik kalau menggunakan cara memegang bet dengan teknik penholder.Sponsors Link - Teknik Pukulan Backhand
Ketika bola ada di sisi kiri tubuh pemain, maka pukulan yang paling tepat untuk dilakukan adalah pukulan backhand. Dalam melakukannya, seorang pemain memang perlu merendahkan lebih dulu posisi tubuh yang dilanjutkan dengan menggerakkan tangan ke arah pinggang kiri apabila bukan seorang kidal. Siku harus membentuk sudut 90 derajat juga, barulah tangan yang memegang bet digerakkan ke arah depan. Jaga siku baik-baik supaya tetap 90 derajat dan bet harus juga dijaga lurus.- Teknik Pukulan Servis
Penyajian bola pertama dengan memukul bola, itulah yang dinamakan dengan servis. Teknik pukulan ini terbagi menjadi beberapa tipe, yakni servis backhand topspin, forehand topspin, backhand backspin dan juga forehand backspin. Perlu diketahui bahwa topspin merupakan sebuah teknik arah putaran bola searah jarum jam, sementara backspin adalah kebalikannya alias berlawanan dengan arah jarum jam.- Teknik Pukulan Chop
Pukulan ini memiliki sifat bertahan dan untuk persiapan pukulan forehand chop pada dasarnya mirip dengan pukulan forehand, hanya saja posisi bet perlu agak lebih sedikit terbuka. Bet kemudian digerakkan ke depan namun sedikit mengarah ke bawah. Upayakan agar ada kontak dengan bola tepat di depan kanan tubuh. Sementara untuk backhand chop juga punya teknik awal yang sama seperti pukulan backhand, hanya saja posisi bet terbuka dan upayakan supaya kontak bola terjadi di sisi bawah bet depan dan perkenaan bola ada di sisi kiri dengan sedikit ke depan tubuh.- Teknik Pukulan Push
Ketika pemain tenis meja harus menghadapi backspin, maka pukulan backspin pasif pun dilakukan, dan push inilah pukulan tersebut. Tujuan dari pukulan ini adalah supaya bola tak melambung terlalu tinggi. Dalam melakukan teknik ini, terutama forehand push, perhatikan supaya posisi bet agak terbuka dan bet digerakkan ke depan serta agak ke bawah.Upayakan supaya bola dapat ada kontak dengan bet bagian tengah. Sedangkan untuk melakukan backhand push, perkenaan bola sebetulnya mirip seperti forehand push, hanya bedanya penggunaan backhand-lah yang digunakan. Upayakan perkenaan bola pada sisi kiri bisa dekat dengan tubuh bagian depan.- Teknik Pukulan Drive
Pukulan datar nan keras hasil dari pukulan dengan ayunan panjang kita sebut dengan teknik pukulan drive. Jenis pukulan ini memang termasuk cepat dan keras dan untuk melakukan forehand drive, bet harus digerakkan lebih dulu ke arah depan.Gerakan tersebut jangan lupa disertai dengan tubuh yang diputar ke depan di mana ini setara dengan perputaran sebanyak 30 derajat. Pada sikap awal, sebaiknya pemain menguatkan pergelangan tangan supaya bet tak gampang mengalami perubahan posisi ketika hendak melakukan teknik pukulan forehand drive ini.Sementara untuk melakukan backhand drive, siku harus dibuat lebih dulu membentuk sudut 90 derajat. Bet yang bergerak harus diikuti dengan gerak putar tubuh. Upayakan ada kontak dengan bola, terutama sewaktu bet ada di depan tubuh yang sedikit ada di sisi kiri. Pada pukulan ini, pemain kerap salah dalam gerakan kaki, jadi harus lebih sering melatih teknik backhand agar mahir.- Teknik Pukulan Block
Ini adalah teknik pengembalian pukulan keras yang diarahkan oleh lawan kepada kita. Cara ini terbilang paling sederhana dan pemain cukup melakukan block setelah bola memantul dari meja supaya lawan tak menyerang dengan cepat. Ini karena bola yang sudah kita block juga bakal kembali secara cepat.Untuk forehand block, bet digerakkan ke arah depan lebih dulu, tapi bet harus dalam posisi tertutup di mana sisi depan bet mengarah ke bawah. Fokuskan pandangan pada datangnya bola dan cepat-cepat lakukan block sesudah bola memantul dari meja. Tepat di bagian tengah bet-lah perkenaan bola dengan bet harus terjadi.Untuk backhand block, pastikan bet ada di sisi kiri tubuh pemain dan gerakkanlah ke depan apabila ingin menerapkan blocking, sementara bet berposisi tertutup. Fokuskan pandangan terhadap arah datangnya bola dan lakukan block secepatnya sesudah bola memantul dari meja. Masih pada bagian tengah bet untuk perkenaan bola dengan bet.
Teknik Dasar Softball Lengkap Beserta Gambar
Sponsors Link
Softball merupakan sejenis permainan olahraga yang bisa dibilang mirip dengan permainan bola kasti karena perlengkapan dan peralatannya yang hampir sama. Olahraga beregu satu ini dimainkan oleh 2 tim dan softball sendiri diciptakan oleh George Honcock di mana pada tahun 1887-lah permainan ini ditemukan pertama kali di Amerika Serikat.adsKalau kita semua tahu apa itu baseball atau yang juga disebut dengan istilah hardball, maka softball ini sebetulnya bisa dibilang merupakan perkembangan dari baseball. Jika tertarik dengan permainan softball, maka mulailah dengan melengkapi diri dengan perlengkapan softball agar dapat mulai berlatih teknik dasar softball seperti yang bisa disimak di bawah ini.- Teknik Memegang Bola
Salah satu teknik paling mendasar pada permainan softball adalah memegang bola. Tentunya hal ini memerlukan latihan juga mengingat cara memegang bola softball harus secara tepat. Dalam teknik memegang bola, ada 3 teknik yang wajib untuk dipelajari dan dikuasai secara benar oleh para pemain softball seperti berikut ini.- Memegang Bola Menggunakan 2 Jari
Khusus untuk pemain-pemain softball yang memang mempunyai tangan besar berikut juga jari-jari yang panjang, maka otomatis teknik menggunakan 2 jari untuk memegang bola softball lebih dianjurkan supaya juga lebih nyaman. Cara atau teknik semacam ini dapat dilakukan dengan lebih mudah oleh pemain dengan karakteristik tangan tersebut.Untuk melakukan teknik memegang bola satu ini, bisa dilakukan dengan cara menempatkan jari telunjuk sekaligus jari tengah tepat pada bola bagian atas. Lalu ketiga jari lainnyalah yang digunakan untuk menyangga bagian bawah bola. Bila jari Anda tak cukup panjang dan tangan tak cukup besar maka hati-hati karena bola akan lebih gampang jatuh bila tak cocok pegangannya.- Memegang Bola Menggunakan 3 Jari
Untuk teknik memegang bola 2 jari lebih sesuai bagi pemain-pemain yang memang memiliki jari panjang dan tangan besar, maka untuk pemain yang mempunyai jari pendek dengan tangan kecil, teknik penggunaan 3 jari adalah yang paling direkomendasikan.Teknik satu ini dapat dilakukan dengan tiga jari (jari telunjung, jari tengah serta tak ketinggalan jari manis) dapat ditempatkan di bagian atas bola. Sementara 2 jari lainnya, yakni ibu jari dan kelingking jelas harus berada di bagian bawah bola sebagai penyangga. Cara ini cukup mudah dan pastikan dapat memegang bola secara nyaman supaya bola juga tak mudah jatuh.- Memegang Bola Menggunakan 4 Jari
Khusus untuk teknik penggunaan 4 jari dalam memegang bola, hal ini lebih dianjurkan untuk digunakan oleh para pemain pemula softball. Selain 4 jari lebih diperuntukkan bagi para pemula, cara ini dapat dipraktikkan lebih-lebih oleh para pemain dengan jari-jari pendek di mana tujuannya adalah supaya bola tak mudah jatuh.Dalam melakukan teknik memegang bola satu ini, cukup kelima bagian jari tangan bisa ada pada sekeliling bola, seperti ketika menggenggam bola pada umumnya. Cara memegang bola 4 jari ini pada umumnya justru dipakai oleh anak-anak juga karena lebih mudah dan menjamin bola aman di dalam genggaman tangan.- Teknik Memegang Pemukul Bola/Bat
Sebelum kita mempelajari teknik memukul, penting untuk setiap pemain pemula mengetahui cara memegang kayu/stik pemukul atau bat softball secara benar. Dalam cara memegangnya, para pemain sangat patut memerhatikan betul seperti apa posisi tangan yang benar.Pemain perlu memegang erat-erat stik pemukul menggunakan kedua tangan yang merapat, kalaupun ingin sedikit lebih renggang pun tak masalah. Posisi tangan kanan harus berada di atas tangan kiri ketika menggenggam stik pemukul. Sementara untuk jenis teknik memegang stik pemukulnya, hanya ada tiga, yakni pegangan atas, bawah dan tengah dengan cara yang sama pada dasarnya.Sponsors Link - Teknik Memukul Bola
Setelah tahu benar cara memegang stik pemukulnya, maka penting untuk mengetahui segala teknik dasar dalam hal memukul bola. Pada permainan softball, setiap pemain harus dapat menguasai 2 jenis teknik memukul bola dan berikut di bawah ini dapat disimak seperti apa saja cara melakukan teknik tersebut.- Bunt/Pukulan Tumbuk
Pukulan tumbuk di sini adalah cara pemukulan bola yang bisa dilakukan pemain tanpa perlu mengayunkan stik pemukul. Untuk cara melakukannya, cukup tahan arah datang bola saja supaya bola akhirnya bisa jatuh dekat dengan pemain yang menjadi pemukul. Pada teknik memukul satu ini, kedua kaki pemain harus dalam sikap yang benar di mana posisi kaki dipastikan sejajar dengan arah datang bola.- Pukulan Swing
Dalam teknik pukulan swing, pemain perlu memiliki sikap awal yang benar, seperti misalnya berdiri namun kedua kaki dibuka sedikit lebih lebar. Setelah itu, putarlah kaki kiri dengan arah lurus dengan pitcher, sementara tumpuan berat badan ada di kedua kaki sambil badan dicondongkan ke depan sedikit.adsPemain perlu memegang erat tongkat pemukul menggunakan kedua tangan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya lalu bersiaplah dengan posisi memukul. Pada posisi hendak memukul, pegangan pemukul bisa tepat di atas bahu. Pastikan lengan kanan lebih rendah ketimbang lengan bagian kiri dan pandangan pun wajib untuk fokus pada arah datang bola yang berasal dari pitcher.Setelah pitcher melempar bolanya, pemain pemukul dapat langsung memukul bola secara tepat sambil mengayunkan bat pada arah datang bola yang pitcher lemparkan. Tekuklah kaki kanan sedikit sambil meluruskan kedua tangan. Sebagai sikap akhir, sesudah berhasil memukul bola, lanjutkan dengan gerakan lanjutan di mana pemain bisa menggerakkan ayunan stik pemukul.- Teknik Menangkap Bola
Selain teknik mendasar dalam hal memegang bola, para pemain pemula softball pun penting untuk mampu melatih dan menguasai cara menangkap bola yang benar. Permainan softball membagi cara atau teknik penangkapan bola menjadi 3 di mana hal ini didasarkan pada arah datang bola seperti ulasan berikut.- Ground Ball/Bola Menggelinding
Setiap pemain perlu mengetahui bahwa dalam teknik menangkap bola pun tangkapan perlu menyesuaikan dengan arah datangnya bola. Ada bola yang arah datangnya dari bawah alias menggelinding, jadi tentunya sebagai penangkap bola pun harus bersiap untuk menangkap bola di bagian bawah.Bola yang arah datangnya di atas tanah alias menggelinding mengharuskan pemain yang berperan sebagai penangkap bola untuk berlutut. Tangan yang telah mengenakan gloves bisa bersiap dengan menempatkannya di arah datang bola. Sementara tangan lainnya bisa juga ancang-ancang untuk menangkap lalu kemudian melemparkan bola tersebut ke arah pemain lawan yang baru memukul.- Bola Melambung
Untuk bola yang melambung, ada teknik tersendiri juga dalam menangkapnya. Dalam melakukan penangkapan bola melambung, para pemain perlu memosisikan badan mereka tepat di mana bola bakal jatuh. Metode atau proses penangkapan bola melambung dapat dilakukan menggunakan satu tangan, namun tak masalah bila ingin menggunakan kedua tangan dalam waktu yang sama.- Straight Ball/Bola Datar
Dalam menangkap bola yang arah datangnya datar atau yang disebut dengan straight ball, posisi tubuh pemain perlu dalam posisi berdiri. Tak hanya sekadar berdiri, perhatikan juga postur yang benar di mana sambil berdiri, kaki juga dalam keadaan terbuka. Pastikan saat hendak menangkap bola ini, pandangan tetap fokus mengarah pada bola yang datang.Ketika tubuh dan kaki sudah siap, maka untuk bagian tangan, kedua tangan bisa diposisikan siap di depan dada dan tentunya sudah harus mengenakan gloves. Penangkapan bola dapat dilakukan dengan tangan yang sudah mengenakan glove (dalam hal ini menggunakan tangan kiri). Sementara itu, tangan kanan sudah harus siap juga untuk melakukan lemparan setelah menangkap.- Teknik Melempar Bola
Selain dari aturan permainan softball, penting untuk mengetahui dan menguasai segala teknik softball dasar, termasuk juga teknik melempar. Berikut ini adalah beberapa teknik dalam hal melempar bola yang patut untuk dilatih dan dikuasai oleh setiap pemain softball.- Underhand Throw/Lemparan Bawah
Pada umumnya lemparan dari bawah dilakukan pemain saat darurat dan prosesnya sangatlah cepat. Pemain perlu membungkukkan tubuh sambil menekuk kedua kaki. Untuk melakukannya, awalnya pemain harus berada dalam sikap jaga atau sikap melangkah di mana tumpuan berat badan di bagian kaki belakang sementara pandangan tetap ke arah sasaran.Sponsors Link Bola kemudian dilemparkan ke arah depan lewat samping tubuh dan rendahkan tangan dilanjutkan dengan pemindahan berat badan ke kaki depan. Gerakan pergelangan tangan dapat membantu pelepasan bola dan arah bola akan menggelinding datar di atas tanah. Sebagai akhir gerakan, kaki belakang di langkahkan ke depan sementara pandangan bisa mengikuti arah gerak bola.- Sidehand Throw/Lemparan Samping
Pemain perlu memosisikan lengan bawah secara sejajar dengan bahu sewaktu melakukan lemparan. Pastikan untuk ada sedikit lecutan pergelangan tangan dan penggunaan lemparan ini pada umumnya dalam jarak pendek dan akan terjadi sangat cepat. Awalnya, pemain perlu memiliki sikap jaga sambil berdiri di mana tumpuan berat badan ada di bagian kaki belakang.Pandangan pemain harus tetap fokus ke arah sasaran lempar, barulah setelah siap bola dapat dilemparkan ke depan lewat samping bersama gerak tubuh. Lanjutkan kemudian dengan memindahkan tumpuan berat badan ke bagian kaki depan. Bola yang dilepas dapat dibantu gerakan pergelangan tangan dan setinggi pingganglah arah bola datar.- Overhand Throw/Lemparan Atas
Pada teknik lemparan atas, ayunan tangan pemain berikut juga langkah kaki bisa ditumpukan ke kaki depan bersamaan dengan berat badan. Tubuh pun dapat agak dicondongkan ke belakang sewaktu melempar. Awalnya, pemain perlu bersikap jaga atau sikap melangkah dan menarik tangan yang digunakan untuk melempar ke arah belakang.Tumpuan berat badan harus dipastikan ada di kaki belakang sementara pandangan harus fokus tetap ke arah sasaran. Lemparan bola adalah ke arah depan dan di waktu yang sama dengan gerak tangan berikut tubuh yang diikuti dengan pemindahan berat badan yang kemudian ditumpukan ke kaki depan.Pergerakan pergelangan tangan akan membantu pelepasan bola dari tangan pelempar. Sesudah bola lepas atau terlempar, pastikan untuk tak lupa melangkahkan kaki belakang menuju depan sambil berat badan tumpuannya juga di bagian kaki depan. Untuk bagian lengan, pastikan untuk tetap lurus ke depan dan dalam keadaan rileks.
Komentar
Posting Komentar